Jakarta, Parmagz – Junita Sari, mahasiswa program studi Manajemen angkatan 2015 Universitas Paramadina merupakan mahasiwa yang aktif baik di dalam maupun di luar kampus. Dalam keluarganya, dia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Kegigihan dan keuletannya membuat gadis berkacamata ini mencetak banyak prestasi sejak berada di bangku Sekolah Menengah Pertama. Sejak tahun kedua di Sekolah SMP Negeri 3 Malang, Junita mendapatkan Beasiswa Siswa Berprestasi, sehingga dirinya tidak perlu membayar biaya sekolah serupiah pun. Hal tersebut pun berlaku pula ketika dia berada di bangku Sekolah Menengah Atas. Dia kembali mendapatkan beasiswa Leadership Academy dan menghabiskan 3 tahunnya untuk menimba ilmu di SMA Negeri 10 Malang. Selama dia bersekolah dia telah menjuarai banyak lomba. Junita mengaku ketika SMP dia lebih sering menjuarai lombalomba non akademik, seperti choir dan lomba menyanyi solo baik tingkat kota maupun tingkat provinsi. Bahkan dia pernah mendapatkan beasiswa untuk mengikuti bimbingan di suatu agency karena telah memenangkan suatu lomba.

Berbeda dengan SMP, selain prestasi non akademik seperti menjuarai lomba choir tingkat kota, dia juga berhasil menjadi juara 1 karya tulis ilmiah bidang sejarah tingkat jawa timur dan bali. Tidak berhenti sampai disitu, bahkan ketika berada di bangku kuliah pun Junita merupakan mahasiswa penerima Paramadina Fellowship yang dikenal aktif. Saat ini Junita sedang memegang beberapa jabatan dalam organisasi di dalam kampus seperti anggota dari divisi member development Himamen serta menjadi Koordinator dari Dewan Koordinasi dan Administrasi Serikat Mahasiswa 2107. Tidak tertinggal pula, dia juga aktif di UKM Paramadina Choir hingga dia mampu mengikuti lomba tingkat internasional di Singapura dan menjadi Asisten Dosen mata kuliah Matematika Bisnis Lanjutan.

Di tengah kesibukannya di dalam kampus tidak membuat Junita berhenti untuk melakukan kesibukan di luar kampus. Dia mengatur waktunya sedemikian rupa hingga dia juga dapat melakukan kegiatan-kegiatan di luar seperti menjadi volunteer SMK Bhakti Karya sebagai admin sosial media dari sekolah tersebut, menjadi volunteer Mobile School, Science Film Festival 2017 serta menjadi guru privat yang mengajar siswa SD dan SMP. Iya, selain menyanyi mengajar adalah salah satu hobi dari gadis asal Malang ini. Kecintaannya terhadap anak-anak membuatnya ingin terus melakukan aktivitas mengajar. Hal yang lebih mengagumkan adalah kesibukannya tersebut tidak membuat prestasi akademiknya menurun. Selama 4 semester sebelumnya dia mendapatkan IP diatas 3,9 meskipun dia merasa sedih terdapat sedikit penurunan IP pada satu semester menjadi 3,88. Namun, hal tersebut justru memacunya agar berusaha lebih keras lagi.

Semua pencapaian Junita saat ini tidak lain merupakan hasil dari kerja keras dan didikan dari sekolah serta orang tuanya. Junita memiliki prinsip bahwa dia harus bekerja keras dan terus belajar dari siapa pun dan dimanapun. Karena dari aktivitas dan pekerjaan yang dia lakukanlah, dia banyak menemukan pembelajaran bagi kehidupannya. Motivasi terbesarnya untuk terus bekerja keras dan belajar tidak lain untuk membahagiakan keluarganya, menaikkan derajat keluarganya agar tidak dianggap remeh oleh orang lain. Junita pun juga selalu mengingat akan tanggung jawabnya sebagai anak pertama yang nantinya akan menjadi tulang punggung bagi keluarganya, terlebih lagi setelah Ayah Junita meninggal. Dia terus bersemangat agar mampu meringankan beban yang dipikul sendirian oleh ibunya saat ini. Sungguh dia ingin mencapai semua keinginannya itu, termasuk juga ingin mengabdikan dirinya menjadi dosen di Paramadina setelah berhasil menempuh pendidikan S2 nantinya.

Sebagai mahasiswa Paramadina, Junita amat bangga dapat belajar di institusi ini dan memiliki pesan bagi teman-teman mahasiswa Universitas Paramadina, “Teman-teman, kampus kita ini adalah kampus yang luar biasa. Jadi, jagalah kampus ini agar tetap menjadi luar biasa. Lulus cepat merupakan pilihan, namun tetaplah berusaha dan cobalah untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.” Begitulah pesan yang diungkapkan oleh Junita. (cyn)

Bagikan:
61