Jakarta, Parmagz—Data dari kepolisian mencatat dalam kurun waktu 5-18 April 2020 tingkat angka kriminalitas naik sebesar 11,8 persen. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra pada Senin (20/04) lalu.

“Pada minggu ke-15 dan minggu ke-16, secara keseluruhan mengalami angka peningkatan sebesar 11,80 persen,” kata Asep melalui siaran langsung di akun Instagram Divisi Humas Polri.

Lebih lanjut Asep mengungkapkan berdasarkan data statistik kepolisian terjadi 3.413 kasus pada minggu ke-15.

“Berdasarkan data statistik kejahatan di seluruh Indonesia bahwa pada minggu ke-14 ada 3.567 kasus. Kemudian pada minggu ke-15 menjadi 3.413 kasus,”

Sementara itu, Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyatakan pada Senin (20/04) lalu di tengah situasi pandemi Covid-19 ini tren kriminalitas pencurian dengan pemberatan yang biasa terjadi di rumah beralih ke tempat lain.

“Pelaku kejahatan sekarang sudah jarang membongkar rumah, karena masyarakat sekarang di rumah saja,” kata Yusri, Senin (20/4).

Dilansir dari Katadata dalam seminggu terakhir, terdapat lima kasus perampokan dan pencurian di minimarket wilaya Jabodetabek.

Pertama, di minimarket kawasan Cipondoh, Kota Tangerang pada 12 April malam. Dia orang pelaku yang berinisial FS dan A mencuri alat kosmetik, deterjen, pewangi, dan minyak wangi. Pelaku berinisial FS berhasil ditangkap oleh polisi, namun tersangka berinisial A kini masih menjadi buronan polisi.

Aksi pencurian kedua terjadi di sebuah minimarket di kawasang Gambir, Jakarta Pusat pada 15 April. Pelaku adalah seorang pasangan pria dan wanita. Mereka mencuri tiga botol minyak angin dengan modus menjadi pembeli.

Namun aksi tersebut berhasil digagalkan oleh petugas minimarket yang memergoki dan mencurigai gerak-gerik kedua pelaku.

Di hari sama dengan aksi pencurian di minimarket Gambir, dua orang berusaha membobol minimarket di Depok. Mereka melakukan aksinya dengan membawa celurit dan menakuti pegawai minimarket yang sedang berberes setelah menutup gerai.

Para pelaku kemudian menyekap tiga pegawai minimarket dan menggasak uang senilai Rp 35 juta.

Dua kasus lainnya terjadi di Jakarta Timur. Empat orang perampok berinisial YS, AA, AR dan A beraksi di sebuah minimarket di Jalan Al-Wustho, Duren Sawit, Kamis pekan lalu.

Menanggapi hal tersebut, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membuka hotline 24 jam bagi masyarakat yang ingin melaporkan terjadinya tindak kriminalitas di Jakarta.

Berikut hotline Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang bisa dihubungi:

  1. Piket Subdit Resmob: +628139774433
  2. Piket Subdit Jatanras: +6282299911996
  3. Piket Subdit Ranmor: +6285894276231
  4. Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat: +6281383937871
  5. Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara: +628118569696
  6. Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat: +6281280800666
  7. Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan:+6281211121044, +6281283456772
  8. Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur: +6281383429190
  9. Sat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota: +6282110905934
  10. Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tj. Priok: +6282291191109
  11. Sat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota: +62895355333333
  12. Sat Reskrim Polres Metro Depok: +6281319742940
  13. Sat Reskrim Polresta Bandara Soetta: +6282249492006
  14. Sat Reskrim Polres Metro Bekasi Kab: +628118088299
  15. Sat Reskrim Polres Kepulauan Seribu: +6281292998467
  16. Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan: +6285282801010 (mna).
Bagikan:
198