Pada Jumat (28/8), Shinzo Abe mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Perdana Menteri (PM) Jepang di usia 65 tahun. Pengumuman pengunduran dirinya itu disampaikan Abe dalam konferensi pers di Tokyo. Shinzo Abe mengundurkan diri sebagai PM Jepang dikarenakan sakit kolitis ulserativa atau radang usus besar yang sudah dideritanya sejak remaja. Ia mengundurkan diri meskipun tersisa satu tahun lagi dalam jabatannya sebagai PM Jepang. 

Dikutip dari CNN, Shinzo Abe kemudian meminta maaf pada masyarakat Jepang sebab tidak bisa menyelesaikan masa jabatannya. Menurut Abe, itu adalah keputusan yang sulit.

“13 tahun yang lalu, penyakit kronis saya muncul dalam satu tahun. Tiba-tiba saya harus mengundurkan diri sebagai PM tapi kemudian (hal itu) bisa menyebabkan masalah besar kepada masyarakat,” Kata Shinzo Abe di dalam konferensi pers setelah membahas penanganan wabah virus corona di Jepang.

Dengan pengunduran ini menjadi pengunduran untuk kedua kalinya Shinzo Abe sebagai PM Jepang, pertama kali saat periode pertamanya pada 26 September 2007 . 

Pada saat itu Ia mundur sebagai PM Jepang karena penyakit yang sama yaitu kolitis ulserativa. Setelah itu, Shinzo Abe terpilih kembali lagi menjadi PM jepang pada tahun 2012. Shinzo Abe pertama kali menjadi perdana menteri pada 2006 pada saat memasuki usia 52 tahun. 

Shinzo Abe sudah menjabat sebagai PM Jepang selama dua periode, 2006-2007 dan 2012-2020. Menjadikannya PM Jepang dengan jabatan terlama . Salah satu kebijakannya sebagai PM Jepang ialah pada tahun 2012, ia menerapkan kebijakan ekonomi yang dijuluki “Abenomics“, yang memompa miliaran dolar ke dalam pertumbuhan ekonomi Jepang.

Reporter: M Farikhin

Bagikan:
Baca juga:  Di Balik Aksi #MosiTidakPercaya: Diculiknya Massa Hingga Tangisan Pedagang Kaki Lima
77