Sumber Foto : tribunnews.com

Sumber Foto : tribunnews.com

Jakarta, Parmagz – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menggagas pembangunan hotel di kolong Monas. Pembangunan itu akan menjadi bagian dari pemanfaatan ruang bawah tanah di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat. Rencana pembangunan itu menunggu Detail Enginering Design (DED) ruang bawah tanah yang dikerjakan oleh Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI. Ahok menjelaskan bahwa pemprov tidak akan menggunakan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pemanfaatan Ruang Bawah Tanah dan Udara sebagai payung hukum, melainkan cukup dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI nomor 167 tahun 2012 tentang Pemanfaatan Ruang Bawah Tanah.

Sumber Foto : architatecria.com

Sumber Foto : architatecria.com

Ahok mengakui DED pembangunan ruang bawah tanah di Monas masih menggunakan rancangan lama. Dengan itu dia meminta desain diubah oleh Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI. Nantinya di ruang bawah tanah Monas itu akan dibangun sejumlah gedung yang bisa dijadikan hotel dan fungsi lain. Selain itu, ruang bawah tanah itu akan digunakan untuk lahan parkir di kawasan Monas. Selama ini lahan parkir di IRTI Monas hanya bisa menampung 900 kendaraan. Pemprov akan meningkatkan kapasitasnya hingga dapat menampung 20.000 unit sepeda motor. Dijelaskan bahwa perencanaan DED pembangunan ruang bawah tanah Monas akan diselesaikan pada tahun 2015 mendatang. Sehingga, pembangunan mulai dilakukan pada tahun 2016 mendatang.

Kepala Kawasan Monumen Nasional (Monas), Rini Hariyani menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi DKI untuk membangun hotel dan lahan parkir di ruang bawah tanah Monas. Pasalnya, pembangunan ruang bawah tanah itu bisa membantu penambahan lokasi lahan parkir dan penataan PKL. (bulan/dy)

Bagikan:
316