Liputan Khusus pemilihan #Sekjen2019

Jakarta, Parmagz – Acara pengundian nomor urut dan pemaparan visi misi calon Sekretaris Jenderal (Sekjen) Serikat Mahasiswa (SEMA) Universitas Paramadina dilaksanakan di Auditorium Nurcholish Madjid, Jumat sore (15/03). Acara yang seharusnya dimulai pukul 16.00 WIB harus diundur selama kurang lebih setengah jam karena panitia harus menunggu kedatangan dari para Dewan Organisasi Kemahasiswaan Universitas Paramadina (OKUP) dan Himpunan Mahasiswa (HIMA) periode sebelumnya, maupun periode kepengurusan tahun ini.

Acara akhirnya dimulai pukul 16.44 WIB. Acara ini juga dihadiri oleh Leonita K. Syarief, M.Si selaku Direktur Kemahasiswaan, Inkubator dan Bisnis (DKI). Hadir pula Sekretaris Jenderal periode 2018/2019, Nasarullah Hamid. Sesi pertama acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipimpin oleh panitia. Setelah itu barulah dilaksanakan pengambilan nomor urut. Panitia menyiapkan dua buah kertas berisi undian nomor urut di meja Komisi Pemilihan Sekjan (KPS), dan masing-masing calon pun dipersilahkan mengambil kertas tersebut secara bersamaan.

Hasilnya, Rizaldi Sukma mendapatkan nomor urut 1 dan Salman Ibnu Fuad mendapatkan nomor urut 2. Setelah pengambilan nomor oleh para calon, acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan visi dan misi masing-masing calon.

Rizaldi mengatakan dalam paparan awalnya bahwa visinya adalah akan menjadikan Serikat Mahasiswa sebagai lembaga pergerak perubahan dan penyambung aspirasi dengan kontribusi yang nyata di ranah Universitas dan masyarakat umum. Misi Rizaldi berfokus pada pengoptimalan dan penguatan sisi-sisi kaderisasi dan kebijakan kampus serta meningkatkan bidang komunikasi antar lokal maupun interlokal. Tidak lupa dalam misinya calon nomor urut 01 itu menyebutkan akan menguatkan sektor jaringan dengan membuat Olimpiade Tingkat Nasional (OTN) yang berfokus kepada UKM maupun HIMA. Zaldi menjelaskan olimpiade ini akan mempertandingkan di bidang olahraga seperti futsal, basket, dan juga akan melombakan dalam segi ilmu pengetahuan.

Sedangkan Salman, dalam pemaparan visinya akan memujudkan Serikat Mahasiswa sebagai organisasi yang memiliki semangat masyarakat intelegensi. Lebih lanjut, calon nomor urut 02 ini mengatakan bahwa Paramadina mulai kekurangan gairah intelektual yang patut ditingkatkan lagi. “Kita bisa melihat, sekarang ini Universitas tidak memiliki daya saing dan daya kekuatan, padahal kita punya potensi untuk mewujudkan itu,” ucap Salam dalam pemaparannya.

Untuk mewujudkan visinya, Salman memiliki misi yang berfokus dalam pengembangan sumber daya mahasiswa yang dinamis dan inklusif, lalu meningkatkan fungsi SEMA yang lebih terbuka dalam sektor komunikasi dan menjadikan SEMA sebagai wadah bagi mahasiswa Universitas Paramadina.

Setelah sesi pemaparan visi dan misi, Sekjen SEMA periode 2018/2019, Nawa —panggilan akrab Nasarullah Hamid — memberikan pesan kepada kedua calon untuk menjaga sportifitas dan menggunakan logika dalam berkontestasi. Nawa mengingatkan untuk tidak membawa perasaan ketika kontestasi pemilihan berawal maupun ketika telah berakhir. “Jangan berkonflik antara kedua calon ini, karena Paramadina ini rumah. Berkompetisinya Jangan sampai offside.” tegas Nawa ketika memberikan sambutan. (fik/mfa)

 

Sumber grafis visi dan misi: @semaparamadina

Bagikan:
95