Pandemi Covid-19 yang belum berkesudahan, memaksa kita harus mengurangi aktivitas keluar rumah untuk mencegah penyebaran virus. Kebijakan work from home (WFH) pun gencar dilakukan oleh berbagai instansi, mau itu perusahaan atau lembaga kemasyarakatan hingga pendidikan.

Dibalik semua renjana yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19, ternyata tidak menghambat jalur kreatif dari kalangan musisi lokal dalam berkarya. Tidak sedikit yang merilis single dari skena lokal yang menggambarkan keadaan yang kita rasakan saat ini. Entah sebagai media eskapisme atau tamparan halus untuk masyarakat dan pemerintahn.

Artikel ini dibuat untuk mengkompilasikan lagu-lagu pilihan saya sendiri, dari berbagai macam variasi genre. Nama-nama yang muncul dalam playlist ini saya anggap menghadirkan gagasan yang menarik, baik dari aspek lirik maupun musikalitas.

Saya berharap teman-teman pembaca tetap saling menjaga orang-orang yang terkasih menjelang masa-masa yang cukup sulit ini, Semoga playlist ini bisa menghibur teman-teman dan dapat menemani di kala hari-hari ke depan saat berada di rumah aja kala dunia tengah dirundung pandemi yang belum juga berkesudahan.

Endah N Rhesa, Vira Talisa – Liburan Indie

Kejutan kali ini tiba-tiba datang dari Vira Talisa yang berkolaborasi dengan Endah N Rhesa, di sini Vira meng-cover salah satu rilisan klasik dari Endah N Rhesa. Dengan vokal yang manis dari Vira serta beberapa lirik yang diubah sedikit Dari “Pamungkas live Instagram/Kunto Aji Twitteran” hingga “Lalu ada kabar Sal Priadi/Sedang berpuisi, kami pun hampiri”. Aransemen yang begitu manis, cocok diputar saat waktu senggang.

Mocca – Everything Is Gonna Be Fine

Kali ini Mocca dengan sangat sederhana membuat single dengan pesan yang membumi bahwa semuanya yang telah terjadi saat ini akan baik-baik saja. Menggubah musik dengan bentuk yang easy listening dan lirik yang mudah diingat, tentunya lagu ini akan dapat menenangkan hati teman-teman yang tengah resah dengan keadaan yang ada.

The S.I.G.I.T – Another Day

Setelah tujuh tahun tidak merilis materi, The S.I.G.I.T akhirnya kembali dengan materi yang menarik. Band asal Bandung ini meracik single yang menurut saya lebih segar dibanding dengan rilisan terakhir mereka di Detourn (2013).  Lebih dramatis dan teatrikal, Another day menjadi berita yang sangat baik di situasi yang sedang tentunya sedang kacau balau saat ini.

BAPAK. – Dogma Milenial Provinsi Yggdrasil

Kelompok musik beraluran eksperimental rock ini merilis single yang sekarang menjadi bagian dari album Miasma Tahun Asu. Mendengar teriakan “aku ingin berguna//aku bertapak di atas sentimen masa muda” serta gaungan gitar yang cukup liar, dapat menggambarkan yang mungkin teman-teman rasakan di situasi yang chaos dibalut rasa gelisah yang memenuhi kalbu masing-masing.

Modern Approach – Pale and Rigid

Trio dari Malang ini membawakan materi lirik yang mawas diri tentang kehilangan d imana cukup kental khas darkwave, nada yang hangat nan dreamy serta alunan bass yang menyenangkan merangkum rilisan lagu ini dengan syahdu.

Bagi teman-teman yang mendengarkan The Cure dan New Order, tentunya akan terasa nyaman dengan materi yang dibawakan kali ini. (dma/pik)

Penulis: Dava Mubariq Ahmad

Editor: Pikri Alamsyah

Bagikan:
153