Debat Ilmiah berlangsung di Aula Nurcholish Madjid (26/9). Foto: Arsha Kona’ah.

Jakarta, Parmagz- Forum Komunikasi Mahasiswa Hubungan International Indonesia (FKMHII) memberi amanat kepada Universitas Paramadina khususnya Himpunan Mahasiwa Hubungan Internasional (HIMAHI) Universitas Pramadina sebagai panitia penyelenggara acara kompetisi debat parlementer FKMHII  KORWIL II 2017. Konsep debat ini menggunakan sistem debat Parlemen Inggris (British Parlementer), di mana sistem ini sudah lumrah digunakan dalam kompetisi debat ilmiah antar universitas yang ada di dunia.

Sambutan Febry Triantama selaku Ketua Pelaksana. Foto : Dokumentasi Panitia.

Untuk tema besarnya bertajuk “Pemuda Kreatif Beretorika sebagai Pejuang Diplomasi Indonesia”. Sedangkan mosi-mosinya akan tetap memakai wacana yang tidak jauh dari hubungan internasional, yaitu isu-isu internasional yang meliputi isu lingkungan, isu kemanusiaan, isu kaum minoritas, dan isu-isu keamanan. Kompetisi ini digelar selama dua hari, yaitu pada tanggal 26 September hingga 27 September 2017 .

Pada hari pertama, pembukaan dilanjutkan dengan proses debat sesi pertama hingga sesi ke enam, yaitu sesi penyisihan. Pada hari kedua merupakan babak semifinal dan final. Penutupan acaranya dilakukan pada malam harinya. Sesuai dengan tema, acara ini diharapkan memberi kontribusi dan kesadaran bahwa sebagai pejuang pemuda mahasiswa Hubungan Internasional harus bisa mengutarakan argumen yang logis, lugas, dan tentunya bisa diterima oleh lawan bicaranya. Di samping itu, beretorika menjadi kebutuhan utama ketika para pejuang diplomasi muda ini memegang tanggung jawab untuk menjadi diplomat Indonesia ke depannya. Sehingga dengan adanya  ajang ini diharapkan bisa membantu melancarkan proses para mahasiwa untuk bernalar kritis demi terbentuknya argumen-argumen yang berlandasan analisa-analisa yang tepat. (ak)