The Exosorcist.(Foto: blumhouse.com)

The Exorcist.(Foto: blumhouse.com)

Jakarta, Parmagz – Kamu pecinta film horor? Ingin film horor yang berbeda dari film – film sekarang? Coba deh kamu tonton “The Exorcist”. Film yang keluar tahun 1973 ini punya unsur cerita yang horor namun klasik.

Film Ini diambil dari novel karya William Peter Blatty dengan judul yang sama dengan filmnya. Novel nya pun diangkat dari kisah nyata seorang gadis berusia 12 tahun di mana ia dirasuki makhluk halus yang kemudian ia ditangani oleh dua orang Pendeta.

Diawali oleh seorang Pastur yang menemukan patung kuno dari iblis ‘Pazuzu’ saat ia sedang melakukan ekspedisi di kawasan Nineveh. Sementara di Georgetown, anak dari seorang aktris bernama Chris Macneil sedang dirasuki oleh makhluk halus. Regan atau anak yang dirasuki makhluk tersebut menunjukkan perilaku – perilaku yang aneh bahkan tak wajar. Ia sering mengumpat, berteriak, kejang – kejang, hingga melakukan gerakan yang tidak sopan yang aneh.

Awalnya dokter mengatakan Regan menunjukkan gejala – gejala seseorang yang mengalami depresi atau gangguan saraf dan otak. Namun, bukannya membaik Regan malah berperilaku semakin tak wajar hingga membuat ibu dan keluarganya takut. Jiwa bahkan wajah Regan telah berubah menyerupai sosok yang menyeramkan. Seorang detektif yang mengenal ibu Regan menghubungi seorang Pastur kemudian menceritakan kasus Regan yang aneh dan belum ditemukan penyebabnya.

Dokter pun menyarankan agar Regan dibawa ke seorang Pastur untuk melakukan ritual pengusiran setan. Hal ini disetujui oleh ibu Regan. Akhirnya ibu Regan meminta bantuan kepada Pastur yang ia kenal melalui detektif. Namun ritual pengusiran setan ini tidak berjalan semudah yang ia kira.

Bahkan film ini disebut-sebut film terseram dan film yang terkutuk sepanjang sejarah. Beberapa aktor di film ini bahkan wafat sekitar satu hingga tiga tahun setelah film ini dirilis dan saat syuting di mana ibu Regan dipukul dan dibanting pemeran aslinya benar-benar terluka. Di Finlandia dan Inggris film ini sampai dilarang tayang karena terdapat banyak unsur-unsur kekerasan.

Oleh karena itu, film ini tidak disarankan bagi anak di bawah umur ataupun teman-teman yang tidak bisa melihat adegan menjijikan dan kekerasan ya. (af)