Narasumber press conference Love Donation 2017: Chilla Kiana (Brand Ambassadors Love Donation 2017), Sirly Nasir (Mentor YOT Campus Ambassadors), Juna (Community Manager kitabisa.com), Palmira Vidya (Inisiator Love Donation), dan Dhona Rifana (Thalassemia Survivor). (Foto: Laili Muttamimah)

Narasumber press conference Love Donation 2017: Chilla Kiana (Brand Ambassadors Love Donation 2017), Sirly Nasir (Mentor YOT Campus Ambassadors), Juna (Community Manager kitabisa.com), Palmira Vidya (Inisiator Love Donation), dan Dhona Rifana (Thalassemia Survivor). (Foto: Laili Muttamimah)

Jakarta, Parmagz—Thalassemia merupakan penyakit keturunan genetik yang hingga kini belum ditemukan obatnya. Kesadaran akan penyakit ini masih tergolong rendah dibandingkan dengan dua penyakit darah lain, yakni anemia dan leukemia. Padahal, Yayasan Thalassaemia Indonesia telah mendata sebanyak 7,711 anak di Indonesia lahir dengan Thalassemia Mayor. Thalassemia Mayor dapat diturunkan dari pasangan pembawa gen Thalassemia. Dalam penanganannya, penderita Thalassemia Mayor diharuskan melakukan transfusi darah seumur hidup. Untuk itu dibutuhkan kesadaran serta pemahaman masyarakat agar pewarisan penyakit Thalassemia dapat dicegah, salah satunya melalui screening darah.

Young On Top Campus Ambassadors kembali menyelenggarakan acara sosial tahunan Love Donation untuk ketujuh kalinya. Mengangkat tema Thalassemia, acara ini akan dilangsungkan pada hari Sabtu–Minggu, 18-19 Februari 2017, dengan tagline “Share Love, Save Life”.

Berlokasi di Centre Court Mal Ciputra, Jakarta Barat, Love Donation 2017 tidak hanya menyelenggarakan donor darah akbar, tetapi juga menyuguhkan talkshow inspiratif seputar Thalassemia dan donor darah. Tampilan hiburan berupa Mini Theater, Music Performance dari Soulvibe, Kila Shafia, Cakra Khan, Chilla Kiana, dan artis papan atas lainnya, serta Stand Up Comedy dari Bintang Timur turut memeriahkan acara ini.

“Love Donation pertama kali diselenggarakan tahun 2011 di Young On Top Campus Ambassadors Batch 1. Ide awal membuat acara ini adalah bagaimana kita bisa melakukan donor darah yang nggak terkesan membosankan, tetapi dikemas menarik dengan hiburan,” ujar Palmira Vidya, selaku Inisiator Love Donation.

Tujuan lain dari hadirnya Love Donation 2017 merupakan sebuah real treatment mengenai makna berbagi secara lebih meluas, hal ini senada dengan apa yang diungkapkan oleh Brand Ambassador Love Donation 2017, Chilla Kiana, “Berbagi itu bukan hal yang harus dipikirkan muluk-muluk. Menurutku, Love Donation adalah program yang sangat bagus, apalagi melihat anak muda yang mempunyai awareness kalau kita harus berbagi kepada sesama.”

Guna menularkan virus berbagi yang lebih luas, Love Donation 2017 juga melaksanakan pre-event yaitu Love Donation Campus Roadshow (LDCR) di kampus-kampus ternama di daerah Jabodetabek. Selain itu, Young On Top Campus Ambassadors juga melakukan penggalangan donasi lewat kampanye #KitaUntukThalassemia melalui platform kitabisa.com di (https://kitabisa.com/KitaUntukThalassemia) hingga 26 Februari 2017.

Hal tersebut disambut baik oleh Dhona Rifana, salah satu Thalassemia survivor, “Bagi sebagian orang, penyakit Thalassemia adalah penyakit yang menakutkan. Tapi saya percaya dengan ikhlas hati bisa menerimanya dalam bentuk berkah dan tetap semangat menjalani hidup ini.”

Donasi yang terkumpul nantinya akan diberikan kepada Yayasan Thalassaemia Indonesia untuk membantu pengobatan dan transfusi darah para penderita Thalassemia. (yz)