Jakarta, Parmagz – Tahu nggak sih teman-teman kalau pada hari selasa, 23 April kemarin adalah Hari Buku Sedunia? Awalnya UNESCO meresmikannya untuk memperingati kematian beberapa penulis dunia berpengaruh seperti William Shakespeare, Inca Garcilaso de la Vega, dan Miguel de Cervantes Saavedra. Lalu, mulai menjadi perayaan rutin sejak 23 April 1995 hingga sekarang.

Untuk kamu-kamu yang masih belum menyukai aktivitas membaca buku, saya telah merangkum 5 buku dengan sampul terindah yang mungkin akan mendorong teman-teman yang masih malas membaca, untuk mengawali hari kalian dengan lembaran-lembaran buku. Inilah dia, langsung saja.

 

  1. Pride and Prejudice Illustrated Oleh Alice Pattullo

Sebagian kamu pasti memiliki stigma terhadap novel klasik karena diksi yang digunakan cukup sulit. Tapi, novel klasik terbitan tahun 1813 karya sastrawan Inggris, Jane Austen yang menceritakan kisah cinta kelas-menengah antara Elizabeth Bennet dan Mr. Darcy ini dibuat menjadi sangat menarik oleh Alice Pattullo, dengan tambahan berbagai ilustrasi gambar yang penuh warna dan unsur cerita yang masih tetap sama.

 

  1. The Marvels Author Oleh Brian Selznick

Kalau kamu tau film Hugo (2011) yang dibintangi oleh Asa Butterfield, Nah Brian lah penulis dibalik suksenya film tersebut. Bercerita tentang perjuangan seorang bocah anak laki-laki yakni Billy Marvels yang selamat dari kapal karam hingga dirinya menjadi seorang aktor di teater London. Buku yang diterbitkan tahun 2015 ini memiliki desain cover yang sangat indah dan sprayed edges berwarna emas yang bisa membuat teman-teman selalu ingin membaca lembaran-lembarannya. Yakin deh.

 

  1. Shatter Me Trilogy Oleh Tahereh Mafi

Novel bergenre dystopia-romance ini sempat booming di awal tahun penerbitannya. Karakter utamanya adalah Juliette, seorang gadis yang dikurung dalam sel tahanan selama berbulan-bulan tanpa sentuhan dari lingkungan luar, karena mempunyai kekuatan yang dapat membunuh seseorang hanya karena sentuhannya. Tapi nyatanya nggak cuma Juliette yang mempunyai kekuatan mematikan tersebut, karena ada beberapa orang juga yang ditahan karena kekuatan tak lazim mereka ini. Dengan cerita yang apik dan cover buku dengan makna filosofis yang baru akan kamu mengerti kalau kamu sudah membacanya. Siapa tahu novel ini menjadi yang pertama kali kalian baca.

 

  1. The Female of The Species Oleh Mindy McGinnis

Sampul buku yang satu ini bisa dibilang memiliki warna yang sangat enak dipandang, perpaduan antara warna kuning-neon dan tulisan judulnya yang berwarna emas mengkilap, bisa jadi alasan kamu membeli buku ini hanya karena sampulnya. Eits… Bukan sekedar sampulnya saja yang indah, tapi cerita di dalamnya pun sangat menarik dan layak untuk dibaca. Bercerita tentang karakter bernama Alex Craft, dia kehilangan adiknya yang diperkosa, dianiaya, dan kemudian di bunuh ini. Hal ini meninggalkan luka traumatis bagi Alex. Hih, sadis ya!

  1. One Day We’ll All Be Dead and None of This Will Matter: Essays Oleh Scaachi Koul.

Sebetulnya judul buku ini One Day This Will Matter ataukah One Day We’ll All Be Dead and None of This Will Matter? Nah, itulah kesan pertama yang bakal timbul pas kamu lihat buku berwarna shocking pink dengan genre humor-autobiografi ini.  Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman kisah hidup Scaachi sebagai seorang imigran India di negara Daun Maple (Ayo negara apa itu gengs?) yang hidup dan tinggal di dalam budaya barat. Mulai dari rasisme, seksisme, cinta, hingga keluarga dia ceritakan dengan humor. Bikin kamu gak bosen deh pasti. (Nur)