Seluruh panitia COMMWEEK 2017. (Foto: Dokumentasi Panitia)

Communication Week (COMMWEEK) 2017 telah diselenggarakan pada 20 November 2017 hingga 24 November 2017 lalu. Acara ini selalu diselenggarakan tiap satu tahun sekali oleh Komunitas Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOMIK) Unibersitas Paramadina. Di tahun ini, COMMWEEK 2017 mengusung tema “The Power of Social Media”. Tema tersebut tercetus karena saat ini semua orang hampir menguasai media, termasuk dalam keaktifannya menggunakan media sosial. Media sosial tersebut pun digunakan untuk mencari kerja, hiburan, dan informasi.

“Namun jika salah menggunakan media sosial, maka timbul dampak negatif”. Jelas Tri Lestari Handayani (IK 2014) selaku Ketua KOMIK periode 2017-2018.

Peresmian COMMWEEK 2017 di Aula Nurcholish Madjid. (Foto: Dokumentasi Panitia)

Rangkaian acara COMMWEEK 2017 pada hari pertama selalu diisi oleh seminar dengan tema COMMWEEK tahun ini yang bertepatan di Aula Nurcholis Madjid. Seminar ini diisi oleh empat pembicara, di antaranya Wisnu Satya Putra (Head of ISOBAR Indonesia), Iman Sudrajat Arifin (Digital Strategic MNC TV), dan ada juga Leonita K. Syarief, M.Si (Dewan Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina).

Selain seminar, kali ini Commweek mengadakan lomba yang unik dan berbeda dari tahun sebelumnya, yaitu Digital Management Crisis dan Digital Campaign Competition. Digital Campaign adalah lomba di mana peserta harus mempromosikan suatu produk dan karena Campaign Commweek tahun ini disponsorin oleh Kopiko, maka peserta harus memperkenalkan produk Kopiko ke khalayak dengan sebuah presentasi. Digital Management Crisis yaitu lomba yang  disponsori oleh Dreya Communication, di mana lomba ini membuat proposal tentang budgeting dan pemecahan masalah. Selain itu COMMWEEK 2017 masih diisi dengan lomba yang sama tiap tahunnya, yaitu Futsal Competition, News Anchor, Photography Competition, Videogram Competition, dan Eat Me. Dan yang tak pernah ketinggalan di COMMWEEK 2017 juga selalu mengadakan bazar food and beverage di Taman Peradaban Universitas Paramadina serta closing COMMWEEK 2017 yang bekerja sama dengan SEBATSS (Sore Sore Berkarya Tanpa Batas) Vol 11 “Berkomunikasi Tanpa Batas”.

Dari semua rangkaian acara COMMWEEK 2017, Maria Lynch selaku Ketua Pelaksana mengaku acara ini mengalami kendala terutama soal cuaca.

Maria Lynch selaku Ketua Pelaksana di Closing COMMWEEK 2017. (Foto: Dokumentasi Panitia)

“Untuk kendala di COMMWEEK tahun ini lebih ke cuaca, karena cuaca di bulan November rawan hujan. Dan karena cuaca seperti ini banyak panitia yang terkena sakit dan tidak bisa kerja dengan maksimal. Peserta tahun ini agak lebih sedikit dari tahun lalu, untungnya puji Tuhan sponsor kita banyak, jadi ketutup semua kendala persoalan uang hehe.” tuturnya. (as)