Talkshow “Everything is Connected” dengan menghadirkan dua pembicara. Foto: Dokumentasi Panitia

Jakarta, Parmagz – ASIG (Area of Science, IT and Games) telah dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Informatika pada tanggal 11- 13 Oktober 2017 dengan tema “Infinite Technology” di Universitas Paramadina. ASIG merupakan acara tahunan yang sudah berlangsung 12 kali sejak tahun 2006. Saat itu singkatan ASIG adalah Area Internet Gratis, namun karena saat ini Universitas Paramadina sudah memiliki akses internet gratis untuk seluruh mahasiswa, maka panitia memutuskan untuk mengganti ASIG menjadi Area of Science, IT and Games.

Pada tahun ini, ASIG diketuai oleh San Haji, Informatika 2015. Ide memilih tema diakui memiliki cerita yang unik.

Prof. Firmanzah, Ph.D sedang mencoba permainan 4D. Foto: Dokumentasi Panitia

“Jadi dulu saya dan  teman-teman panitia memang sedang bingung memilih tema. Kemudian sebagian dari kami termasuk saya jalan-jalan ke ragunan, mencari udara segar untuk me-refresh otak pikir kami, kemudian kami sekedar ngobrol saja di bawah pohon, dan nyambung-nyambungin ke ASIG. Munculah ide ini dan alhamdulillah semua teman-teman panitia setuju.” ungkapnya,  Jumat (13/10).

Lebih lanjut San Haji menambahkan kehidupan manusia di zaman modern tak terlepas dari teknologi.

“Kita seperti tidak ada batasan dengan teknologi. Bahkan saat ini kita sudah bisa tertawa dengan orang yang tidak kita kenal sekalipun karena teknologi, jadi kita mau mengangkat konsep itu di ASIG 12.”  Tambahnya.

Persiapan pra acara telah dilakukan sejak bulan Mei lalu, mulai dari penyusunan proposal dan konsep -konsep acara. Masih sama seperti ASIG sebelumnya, ASIG 12 terdiri dari bermacam sub acara yaitu, talkshow, pameran, kompetisi game, bazar, dan konser musik.

Talkshow kali ini bertema “Everything is Connected” yang merupakan sub tema dari ASIG 12 dan menghadirkan dua pembicara, yaitu Aisya Putri selaku  Video Creator dan Clara selaku Manager RRQ. Pameran di ASIG 12 menghadirkan Hologram, AR (Augmented Reality) , VR (Virtual Reality), HIMTI’s Project dan PS Move, serta kompetisi game yang menghadirkan DOTA 2. Di akhir acara pada Jumat (13/10) diselenggarakan EMICMA sebagai closing ceremony dan awarding bagi pemenag DOTA2.

Selain talkshow, bazar di ASIG12 memang beda dari bazar yang pernah dilaksanakan di Universitas Paramadina sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan, bazar ASIG 12 menggunaan system cash less menggunakan aplikasi Gv-Money dari  Gudang Voucher.

“Di bazar kita ini pembeli tinggal download aplikasinya saja, registrasi kemudian top up. Pedagang pun juga memakai aplikasi jadi uang cash hanya ada di kasir cash in saja. Dan uang sisanya bisa di kembalikan di counter cash out. Meski ada sedikit kendala, tetapi ini menjadi pengalaman untuk kami.” ungkap Maudy Nuryani, Informatika 15 selaku koordinator bazar.(RKIS)